Media Dakwah, Cahaya Islam

Kamis, 13 Februari 2020

Bocah 6 Tahun Disiksa Ayahnya, Kepala Dipalu, Kaki Dicelup Air Panas 'Makasih, Ayah Sudah Dikurung'

loading...
IB, seorang bocah 6 tahun asal Lampung tak henti mengucapkan syukur setelah ayah tirinya ditangkap polisi.

Selama dua tahun, IB hanya bisa diam menerima perlakuan ayah tirinya, Wawan Setiawan (35).

Sejak 2017, Wawan Setiawan tega menyiksa anak tirinya sendiri tanpa alasan yan jelas.

Bocah 6 Tahun Disiksa Ayahnya, Kepala Dipalu, Kaki Dicelup Air Panas 'Makasih, Ayah Sudah Dikurung'

Wawan tega memukuli IB dan melakukan serangkaian penyiksaan setiap harinya.

Tak hanya itu, Wawan juga mempekerjakan anak tirinya sebagai tukang rongsok keliling.

• Pengakuan Dokter di Wuhan yang Tangani Pasien Corona, Disiksa hingga Harus Pakai Popok

Setiap harinya, IB harus berkeliling menggunakan gerobak sampah.

Selama bekerja, Wawan tak segan menendang IB.

Beberapa warga pernah melapor kalau korban sempat terlihat diajak ayah tirinya itu mencari barang rongsokan.

Namun, korban yang masih kecil disuruh mengikuti di belakang gerobak dengan berjalan kaki, bukannya dinaikkan ke gerobak.

“Pelaku juga menendang korban,” kata Sunaryo.

Menurut pengakuan korban, ayahnya seringkali memukul kepalanya menggunakan palu.

Tak sekadar dipalu, Wawan tak segan memaksa IB mencelupkan kakinya di air panas, lalu disundut rokok.

“Nggak mau sama ayah, takut. (Kepala) dipukul pakai palu, ini (kaki) dicelupin di air panas, disundut rokok ayah,” kata IB, dikutip TribunMataram.com dari Kompas.com.

• 6 Fakta Balita Dianiaya Ibu karena Ngompol, Pakai Serok Penggorengan untuk Kubur Anak & Kepergok TNI


IB yang ditemui di Polsek Kedaton, Rabu (5/2/2020) pun mengucapkan terima kasihnya kepada polisi.

Kepolosannya sebagai seorang anak 6 tahun pun mendadak keluar.

“Makasih, Pak. Ayah sudah dikurung, nggak bisa marah-marah lagi,” kata IB di Polsek Kedaton, Rabu (5/2/2020) siang.

Wawan sendiri kini telah mengakui perbuatannya.

Kendati membenarkan perbuatannya sering memukul sang anak tiri, Wawan membantah melakukannya setiap hari.

“Nggak tiap hari, tapi sering dari tahun 2017,” kata Wawan.

• Video Viral Kakak Beradik Kompak Aniaya Ayah Kadungnya, Ditangkap Polisi, Namun Korban Maafkan Anak

Wawan beralasan IB susah diatur sehingga dia menjadi naik pitam.

Alat yang digunakan untuk memukul IB adalah bambu dan besi.

Pelaku adalah suami siri ibu korban Kapolsek Kedaton, Komisaris Daud mengungkapkan, pelaku sebenarnya suami siri dari ibu kandung korban.

Dari pengakuan pelaku, korban sering menangis dan disuruh diam.

Namun, dengan cara kekerasan.


“Kami jerat pelaku dengan Undang-Undang Perlindungan Anak,” kata Daud.

Kasus Serupa, Ibu Kubur Anak dengan Serok Penggorengan

Ini bukan kali pertama kasus penyiksaan orangtua ke anak terjadi.

Beberapa bulan sebelumnya, kekejian Andriana Lulu Djami alias Ina (33) yang tega menganiaya anaknya yang masih balita hingga tewas akhirnya terkuak.

Hanya gara-gara mengompol, Ina tega membentur-benturkan kepala anak perempuannya DQ hingga kejang-kejang dan tewas.

Setelah mendapati anaknya tewas karena perbuatannya, Ina pun kebingungan dan berniat mengubur sang putri.

Ia bahkan telah menggali tanah kuburan sedalam 20 sentimeter untuk mengubur jasad DQ.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

0 komentar:

Posting Komentar